Emoticon di Facebook

Posted in Belajar dengan kaitan (tags) , , , on 23 November 2009 by hakimaza

Emoticon FBAnda keranjingan chatting dengan menggunakan facebook? Bila ya, maka tentunya Anda tidak asing lagi dengan emoticon yang ada di facebook.

Tapi emoticon di facebook tidak sebanyak yang disediakan Yahoo Messenger! (YM). Terlebih lagi, emoticon di facebook tidak bisa bergerak (animated ber-extension gif) seperti di YM! Dan kita cukup dibuat repot bila ingin menggunakan emoticon di facebook, karena kita harus menghafal kode-kode smileynya yang cukup banyak.

Berawal dari chatting via facebook dengan salah seorang murid. Waktu itu ia menggunakan emoticon yang disediakan facebook. Dan saya menggunakan juga. Tapi, apa katanya?

Kok pak hakim pake-nya gambar itu-itu aja?

Nah lho.. Baca selebihnya »

Tetangga: Pintu Surga bagi Kita

Posted in Catatan, Renungan dengan kaitan (tags) , , , on 20 November 2009 by hakimaza

“Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang ibu-bapak, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri.” (An-Nisa’: 36)

Lewat firman-Nya ini, Allah swt. menegaskan kepada kita untuk ihsan (berbuat baik). Salah satu yang harus kita ihsani adalah tetangga. Bahkan Allah swt. memerinci. Mereka adalah al-jaar dzil qurba, al-jaar al-junub, dan ash-shahib bil janb.

Al-jaar dzil qurba adalah sebutan bagi orang-orang yang memiliki hubungan kekerabatan atau kekeluargaan dengan kita, tetangga kita yang muslim, atau yang tempat tinggalnya yang paling dekat dengan kita.

Sedangkan al-jaar al-junub ialah sebutan bagi orang-orang yang tidak memiliki hubungan keluarga atau kekerabatan dnegan kita, tetangga non-muslim, atau tetangga jauh.

Dan ash-shahib bil janb yaitu sebutan bagi suami atau istri Anda, kawan bisnis, atau teman dalam perjalanan.

Ibnu Hajar, dalam Fathul Bari, mendefinisikan, “Kata al-jaar (tetangga) meliputi tetangga muslim, non-muslim, kafir, fasik, kawan, lawan, orang asing, berasal dari negara yang sama, seseorang yang dapat mendatangkan manfaat atau keburukan, kerabat, dan mereka yang rumahnya jauh ataupun dekat.”

Baca selebihnya »

YM! Multi Login

Posted in Belajar, Ruang Kelas dengan kaitan (tags) , , on 13 November 2009 by hakimaza

Yahoo Messenger!Yahoo Messenger (YM!), merupakan salah satu fasilitas chating favorit yang disediakan Yahoo.

Biasanya dalam satu komputer, kita hanya bisa sign in menggunakan 1 akun pada saat bersamaan.

Nah, bagi yang mempunyai YM! lebih dari 1 (seperti saya), cukup kerepotan bila berkali-kali sign in dan sign out untuk berpindah antar YM!

Namun kini itu bukan masalah lagi. Dengan menggunakan YM Multi, maka kita bisa membuka beberapa akun YM! sekaligus dalam satu komputer.

Dan caranya cukup sederhana. Ikuti langkah-langkah berikut ini.

  1. Yang pertama dan utama, harus sudah terinstall YM! terlebih dahulu. Terserah mau versi berapa aja. Kalo belum punya, download langsung dari website yahoo. Baca selebihnya »

Apa Amalanmu Pahlawan?

Posted in Catatan dengan kaitan (tags) , , on 10 November 2009 by hakimaza

pahlawanDi antara keajaiban hati para pahlawan mukmin sejati adalah cara mereka mengapresiasikan karya-karya mereka. Mereka tidak pernah memandang karya-karya besar mereka secara berlebihan, tapi mereka juga tidak pernah meremehkan pekerjaan-pekerjaan kecil yang mereka lakukan.

Besar-kecilnya suatu karya atau pekerjaan tidaklah ditentukan oleh satu faktor saja. Misalnya, faktor kemampuan. Ada banyak faktor yang mempengaruhi cara penilaian terhadap suatu karya dan pekerjaan seorang pahlawan. Misalnya, tingkat kebutuhan saat itu, kesinambungannya dengan pekerjaan-pekerjaan sebelumnya dengan pekerjaan-pekerjaan sesudahnya, luas wilayah distribusi manfaat, tingkat kemampuan pelaku, tingkat keterlibatan orang lain, banyaknya daya dukung, dan seterusnya. Kata kunci yang dapat menyimpulkan semua faktor tersebut adalah ketepatan. Yaitu bahwa pekerjaan itu tepat pada waktunya, tepat pada sasarannya, tepat pada tempatnyam tepat pada orangnya, tepat pada niatnya, tepat pada caranya, tepat pada cost-nya. Baca selebihnya »

Belajar dari Tukang Sol Sepatu

Posted in Renungan dengan kaitan (tags) , , , , on 4 November 2009 by hakimaza

sepatuKisah ini terjadi lebih dari duapuluh tahun yang lalu, saat saya masih duduk di bangku sekolah dasar. Di masa itu, sepatu-sepatu yang rusak tidak langsung dibuang ke tempat sampah, seperti sekarang. Kalau kondisinya ‘masih terselamatkan’, maka sepatu cuma rusak sedikit masih bisa diperbaiki atas jasa para tukang sol sepatu.

Tukang sol sepatu keliling, biasanya berjalan keluar-masuk kampung, berkilo-kilo meter untuk menawarkan jasanya, mempermak sepatu-sepatu yang rusak.

Suatu hari ibu saya bermaksud ‘mereparasi’ beberapa sepatu milik keluarga kami. Mungkin sekitar lima pasang sepatu milik orangtua saya, adik saya dan saya sendiri yang harus di’reparasi’. Sudah menjadi kebiasaan ibu saya untuk menunggu tukang sol sepatu di sore hari, sekitar pukul setengah lima, karena banyak dari mereka yang tinggal di kampung sebelah dan biasanya sekitar jam itu mereka berjalan pulang.

Namun sore itu entah kenapa setelah beberapa lama menunggu di depan rumah tidak satupun tukang sol sepatu lewat. Mungkin hari itu mereka memilih lewat jalan lain, atau bisa jadi juga mereka sedang mudik ramai-ramai sehingga tak satupun lewat di jalan depan rumah.

Hampir pukul setengah enam sore ketika akhirnya seorang tukang sol sepatu lewat di muka rumah kami. Dengan gembira tentu saja ibu saya pun memanggil tukang sol sepatu ini. Setelah terjadi kesepakatan harga, mulailah si tukang sol sepatu mengerjakan tugasnya di halaman rumah kami.

Saat itu matahari mulai meredup sinarnya, langit mulai merah, Baca selebihnya »

Coba Pak Hakim Bisa Tidak?

Posted in Belajar, Guru, Ruang Kelas dengan kaitan (tags) , , on 14 Oktober 2009 by hakimaza

Ruang Laborat Komputer
Rabu, 7 Oktober 2009

belajar komputerKelompok 1 anak-anak kelas 2 sudah duduk rapih di depan komputer masing-masing. Di sekolah, tiap kelas memang dibagi 2 kelompok ketika mengikuti pelajaran komputer. Karena jumlah komputer yang ada tidak memadai dengan jumlah siswa. So, satu kelompok belajar komputer, kelompok yang lain ikut pelajaran BK. Masing-masing 1 jam pelajaran, nanti gentian.

Baik, anak-anak sekarang coba dibuka program Paintnya.

“Yaaah… main Pak” seru beberapa anak.

Lho kan kemarin sudah main… dua kali malah…

“G@3ur%kb” mereka menggerutu gak karuan.

Memang pelajaran komputer yang ditunggu-tunggu adalah pelajaran bebas, artinya anak boleh main game komputer. Apalagi kalo pas saya pasang game-game baru… wah bisa berebut tuh anak-anak. Karena saya kadang install gamenya tidak serentak, alias 1-1.

Sudah begini saja, sekarang nggambar dulu. Nah kalo sudah mahir, baru deh main game. Baca selebihnya »

Perangkap Tikus

Posted in Alam, Catatan, Renungan dengan kaitan (tags) , , , on 1 Oktober 2009 by hakimaza

perangkapSeekor tikus mengintip di balik celah di tembok untuk mengamati sang petani dan isterinya membuka sebuah bungkusan. Ada makanan pikirnya? Dia terkejut sekali, ternyata bungkusan itu berisi perangkap tikus. Lari kembali ke ladang pertanian, tikus itu menjerit memberi peringatan, “Awas, ada perangkap tikus di dalam rumah, hati-hati, ada perangkap tikus di dalam rumah!”

Sang ayam dengan tenang berkokok dan sambil tetap menggaruk tanah, mengangkat kepalanya dan berkata, “Ya maafkan aku, Pak Tikus, aku tahu ini memang masalah besar bagi kamu, tapi buat aku secara pribadi tak ada masalahnya. Jadi jangan buat aku peninglah.”

Tikus berbalik dan pergi menuju sang kambing, katanya, “Ada perangkap tikus di dalam rumah, sebuah perangkap tikus di rumah!” “Wah, aku menyesal dengar khabar ini,” si kambing menghibur dengan penuh simpati, “tetapi tak ada sesuatupun yang bisa kulakukan kecuali berdoa. Yakinlah, kamu sentiasa ada dalam doa doaku!” Baca selebihnya »

Doa yang Dikabulkan

Posted in Keluarga, Ramadhan, Renungan dengan kaitan (tags) , , , , on 1 September 2009 by hakimaza

es blewahHari itu terasa terik. Matahari memancarkan sinarnya dengan garang. Perpaduan antara haus, lapar dan panas, menjadi ujian tersendiri bagi mereka yang berpuasa, termasuk aku.

Pulang kerja, menembus belantara lalu lintas yang semakin hari semakin ruwet dan membahayakan, di tengah sengatan matahari dan aspal yang ‘berair’. Sesampai di rumah, segera kurebahkan diriku di atas lantai yang dingin. Angin sepoi-sepoi dari pintu depan yang kubuka lebar, sedikit mengusir rasa penat dan panas yang muncul.

Pepohonan yang ku tanam di depan rumah, sangat bermanfaat di saat-saat seperti ini. Memberikan kesejukan dan keteduhan untuk penghuni rumah. Berbeda dengan beberapa rumah tetangga yang halamannya habis untuk ruangan atau garasi, ditambah lagi rumah yang menghadap ke barat.

Teh lagi? tanyaku pada istriku yang sedang menjerang air.

Lha, pingin apa? kata istriku balik bertanya.
Baca selebihnya »