Arsip untuk Maret, 2009

Kearifan Pemimpin

Posted in Peristiwa, Renungan, Sejarah dengan kaitan (tags) , , on 29 Maret 2009 by hakimaza

Suatu ketika, seorang utusan dari Azerbaijan tiba di Madinah. Karena hari sudah larut malam, ia memutuskan bermalam di masjid Nabi. Namun ketika hendak tidur, ia mendengar suara orang sedang menangis dan merintih di malam yang dingin dan sunyi itu. Orang itu memohon kepada Allah: “Ya Allah, aku sedang berdiri di depan pintu-Mu. Apakah engkau menerima tobatku agar aku bisa mengucapkan selamat pada diriku, atau engkau menolaknya agar aku menyampaikan rasa duka citaku pada diriku?”

Utusan dari Azerbaijan itu amat terkesan. Matanya tidak jadi dipejamkan. Karena penasaran, didekatinya orang itu seraya bertanya, “Assalamu’alaikum. Wahai saudaraku, siapakah engkau?”
Di kegelapan, orang itu menjawab, “Wa’alaikumus salam warahmatullahi wabarakatuh. Aku Umar bin Khattab.”

Alangkah terkejutnya utusan itu. Ia sama sekali tidak menyangka akan bertemu Khalifah Umar di Masjid Nabi. “Aku adalah utusan wali dari Azerbaijan. Aku datang ke Madinah untuk menyampaikan amanat kepada Amirul Mukminin. Sampai di sini, ternyata hari sudah malam. Maka kuputuskan besok pagi saja aku menjumpai Anda, wahai Amirul Mukminin, karena aku tidak ingin mengganggi tidur Anda. Ternyata, Anda ada di sini…”

Khalifah menjawab perkataan orang itu dengan singkat, “Semoga Allah merahmatimu. Aku takut bila aku tidur semalam suntuk akan menghilangkan diriku di hadapan Allah, dan bila aku tidur sepanjang hari, berarti aku telah mengabaikan rakyatku.”

Setelah keduanya menunaikan shalat fajar, Khalifah mengajak tamunya singgah ke rumahnya. Sesampai di rumah, Khalifah berkata pada istriny, “Ya Ummu Kultsum. Tolong hidangkan makanan yang ada. Kami kedatangan tamu dari jauh, dari Azerbaijan.”
“Insya Allah,” jawab istri Umar. “Tapi tidak ada apa-apa selain roti dan garam.”
“Tidak mengapa,” jawab Umar lembut. Sesaat kemudian, Umar dan tamunya menikmati roti dan garam.

Usai makan, Khalifah Umar bertanya kepada tamunya, “Apa maksud kedatangan Anda kali ini?”
Utusan dari Azerbaijan itu menjawab, “Aku diutus untuk menyampaikan hadiah ini kepada Anda.”
“Bukalah bungkusan itu,” pinta Umar. “Aku ingin tahu isinya.”
Ternyata isi bungkusan itu adalah gula-gula. “Gula-gula ini sungguh enak, Amirul Mukminin. Ini produk istimewa Azerbaijan.”
Umar bertanya lagi, “Apakah kaum muslimin di Madinah juga mendapat kiriman gula-gula ini?”
Utusan itu tertegun sejenak, lalu menjawab gugup, “Ti..tidak, Amirul Mukminin. Gula-gula ini khusus untuk Anda.”

Mendengar ucapan utusan itu, Khalifah Umar amat marah. Ia segera memerintahkan utusan itu untuk membawa hadiah itu ke masjid dan membagi-bagikannya kepada kaum muslimin yang membutuhkannya. Dengan tegas Umar bin Khattab berkata, “Barang itu haram masuk ke perutku, kecuali kalau kaum muslimin memakannya juga! Dan Anda, cepatlah kembali ke Azerbaijan. Beritahukan kepada yang mengutusmu, kalau ia mengulangi perbuatannya, ia akan kupecat.”

Bukan Karena Umar!

Posted in Catatan, Sejarah dengan kaitan (tags) on 25 Maret 2009 by hakimaza

Melakoni jalan hidup tak ubahnya seperti menelusuri jalan setapak di pegunungan. Kadang menurun, suatu saat menanjak melampaui pucuk pohon tertinggi. Saat itulah, semua terlihat kecil. Bahkan, puncak gunung pun ada di telapak kaki. Berhati-hatilah, karena di balik gunung ada jurang.

Kurir Khalifah Umar Al-Khaththab agak heran dengan reaksi Khalid bin Walid. Selepas membaca surat khusus Khalifah, panglima perang Islam yang kesohor itu bicara pelan kepada sang kurir. “Jangan sampaikan pada siapa pun isi surat ini.” Baca selebihnya »

Test MI

Posted in Belajar, Catatan, Guru dengan kaitan (tags) , on 18 Maret 2009 by hakimaza

Setelah membuka blog milik seorang teman, saya tertarik dengan salah satu muatan dalam sidebar (widget)nya. Yaitu yang memuat info tentang kecerdasan majemuk seseorang.

Isi widget tersebut berasal dari My Personality. Maka tanpa menunggu angkot datang, langsung saja saya meluncur ke lokasi.
Setelah berbasa-basi dengan bagian customer service, Baca selebihnya »

Mengenal Takut

Posted in Catatan, Renungan dengan kaitan (tags) , on 9 Maret 2009 by hakimaza

Manusia diberikan berbagai naluri untuk mempertahankan hidupnya. Salah satunya adalah rasa takut. Jadi takut adalah satu dari beberapa naluri yang Allah berikan kepada manusia untuk mempertahankan hidup.

Namun kita perlu hati-hati. Ternyata tidak semua rasa takut itu merupakan naluri yang dibenarkan oleh Allah. Ada dua jenis macam takut yang perlu kita ketahui, yaitu khauf thabi’i (rasa takut tabiat) dan khauf syar’i (rasa takut syar’i). Keduanya saling bertolak belakang.
Baca selebihnya »

Tipe Manusia Hadapi Tekanan Hidup

Posted in Catatan, Renungan dengan kaitan (tags) on 7 Maret 2009 by hakimaza

Semua kesulitan sesungguhnya merupakan kesempatan bagi jiwa kita untuk tumbuh (John Gray)

Hidup memang tidak lepas dari berbagai tekanan. Lebih-lebih,hidup di alam modern ini yang menyuguhkan beragam risiko. Sampai seorang sosiolog Ulrich Beck menamai jaman kontemporer ini dengan masyarakat risiko (risk society). Alam modern menyuguhkan perubahan cepat dan tak jarang mengagetkan.

Nah, tekanan itu sesungguhnya membentuk watak, karakter, dan sekaligus menentukan bagaimana orang bereaksi di kemudian hari. Ada empat tipe orang dalam menghadapi berbagai tekanan tersebut.
Baca selebihnya »

Wow.. Cool Man

Posted in Catatan, Keluarga, Peristiwa dengan kaitan (tags) on 5 Maret 2009 by hakimaza

Ahad (1/3) kemarin, kami mengantar anak ke kolam renang. Sudah 2 pekan ini, kami ikutkan les renang. Mumpung masih kecil, kalau sudah besar biasanya susah. Baik susah untuk anaknya ataupun susah mencari tempat yang ‘aman’. Karena di Semarang setahu saya belum ada kolam renang yang tertutup atau khusus untuk perempuan.
Kegiatan ini juga kami jadikan refreshing, setelah sepekan berkutat dengan tugas di sekolah. Karena terkadang anak saya mengeluh bosan kalau terus di rumah, apalagi pas liburan. Mau tamasya, kok ya berat diongkos. Ditambah lagi obyek wisata di kota ATLAS belumlah selengkap atau seramai di kota-kota lain.
Sesampai di kolam renang, anak dan istri saya tinggal. Saya sendiri ke rumah orang tua yang berjarak 1 km dari kolam renang.
Baca selebihnya »

Shalih Tanpa Nama

Posted in Renungan dengan kaitan (tags) , on 1 Maret 2009 by hakimaza

“Berapa banyak yang terjadi, golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan ijin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al Baqarah: 249)

Al Qur-an banyak bercerita tentang orang-orang shalih tanpa nama. Memang ada kisah-kisah israiliyat yang mengurai nama-nama dari orang-orang tanpa nama dalam al Qur-an itu. Tapi tak mudah mempercayai kisah israiliyat itu. Karenanya mengimani kebenaran peristiwanya, lalu mengambil pelajarannya, jauh lebih penting ketimbang mencari tahu siapa nama orang-orang itu.
Baca selebihnya »