Arsip untuk Oktober, 2009

Coba Pak Hakim Bisa Tidak?

Posted in Belajar, Guru, Ruang Kelas dengan kaitan (tags) , , on 14 Oktober 2009 by hakimaza

Ruang Laborat Komputer
Rabu, 7 Oktober 2009

belajar komputerKelompok 1 anak-anak kelas 2 sudah duduk rapih di depan komputer masing-masing. Di sekolah, tiap kelas memang dibagi 2 kelompok ketika mengikuti pelajaran komputer. Karena jumlah komputer yang ada tidak memadai dengan jumlah siswa. So, satu kelompok belajar komputer, kelompok yang lain ikut pelajaran BK. Masing-masing 1 jam pelajaran, nanti gentian.

Baik, anak-anak sekarang coba dibuka program Paintnya.

“Yaaah… main Pak” seru beberapa anak.

Lho kan kemarin sudah main… dua kali malah…

“G@3ur%kb” mereka menggerutu gak karuan.

Memang pelajaran komputer yang ditunggu-tunggu adalah pelajaran bebas, artinya anak boleh main game komputer. Apalagi kalo pas saya pasang game-game baru… wah bisa berebut tuh anak-anak. Karena saya kadang install gamenya tidak serentak, alias 1-1.

Sudah begini saja, sekarang nggambar dulu. Nah kalo sudah mahir, baru deh main game. Baca selebihnya »

Perangkap Tikus

Posted in Alam, Catatan, Renungan dengan kaitan (tags) , , , on 1 Oktober 2009 by hakimaza

perangkapSeekor tikus mengintip di balik celah di tembok untuk mengamati sang petani dan isterinya membuka sebuah bungkusan. Ada makanan pikirnya? Dia terkejut sekali, ternyata bungkusan itu berisi perangkap tikus. Lari kembali ke ladang pertanian, tikus itu menjerit memberi peringatan, “Awas, ada perangkap tikus di dalam rumah, hati-hati, ada perangkap tikus di dalam rumah!”

Sang ayam dengan tenang berkokok dan sambil tetap menggaruk tanah, mengangkat kepalanya dan berkata, “Ya maafkan aku, Pak Tikus, aku tahu ini memang masalah besar bagi kamu, tapi buat aku secara pribadi tak ada masalahnya. Jadi jangan buat aku peninglah.”

Tikus berbalik dan pergi menuju sang kambing, katanya, “Ada perangkap tikus di dalam rumah, sebuah perangkap tikus di rumah!” “Wah, aku menyesal dengar khabar ini,” si kambing menghibur dengan penuh simpati, “tetapi tak ada sesuatupun yang bisa kulakukan kecuali berdoa. Yakinlah, kamu sentiasa ada dalam doa doaku!” Baca selebihnya »