Sutra yang Cacat
17 November 2011 1 Komentar
Abu Hanifah adalah seorang pedagang. Barang dagangannya berupa kain dan pakaian. Ia terbiasa menitipkan barang dagangannya kepada Bisyr, pedagang yang berniaga sampai ke negeri Mesir.
Pada suatu hari, Bisyr hendak pergi berniaga ke Mesir. Dan seperti biasa, Abu Hanifah menitipkan barang dagangannya.
“Wahai Bisyr. Aku memiliki kain sutra yang bisa kau bawa ke Mesir,” kata Abu Hanifah.
“Baik. Akan aku bawa kain sutramu,” sahut Bisyr.
Abu Hanifah memberikan kain sutra miliknya kepada Bisyr untuk dijual kembali. Namun setelah diteliti, ternyata ada satu kain sutra yang cacat, di pinggirnya ada sobekan kecil.
“Kain sutra yang cacat ini harganya lebih murah dari yang lain,” pesan Abu Hanifah. “Jangan lupa, kalau ada yang hendak membelinya, beritahukan tentang cacat ini.”
“Baik. Insya Allah akan kuberitahu pembelinya.” Baca tulisan ini lebih lanjut







Katanya