Coba Pak Hakim Bisa Tidak?

Ruang Laborat Komputer
Rabu, 7 Oktober 2009

belajar komputerKelompok 1 anak-anak kelas 2 sudah duduk rapih di depan komputer masing-masing. Di sekolah, tiap kelas memang dibagi 2 kelompok ketika mengikuti pelajaran komputer. Karena jumlah komputer yang ada tidak memadai dengan jumlah siswa. So, satu kelompok belajar komputer, kelompok yang lain ikut pelajaran BK. Masing-masing 1 jam pelajaran, nanti gentian.

Baik, anak-anak sekarang coba dibuka program Paintnya.

“Yaaah… main Pak” seru beberapa anak.

Lho kan kemarin sudah main… dua kali malah…

“G@3ur%kb” mereka menggerutu gak karuan.

Memang pelajaran komputer yang ditunggu-tunggu adalah pelajaran bebas, artinya anak boleh main game komputer. Apalagi kalo pas saya pasang game-game baru… wah bisa berebut tuh anak-anak. Karena saya kadang install gamenya tidak serentak, alias 1-1.

Sudah begini saja, sekarang nggambar dulu. Nah kalo sudah mahir, baru deh main game.

Anak-anak segera sibuk dengan komputer masing-masing membuka Paint.

“Gambar apa pak?”

Kali ini kita akan menggambar menggunakan garis lengkung. Sudah pernah?

“Beluuuuum”

Baik, pertama klik dulu bla.. bla.. bla…

“Horeeee… aku bisa” teriak Fahmi

Yang lain segera ngerubutin Fahmi…

“Gimana Mi, gimana caranya….”

“Pak, punya saya kok jadi begini…?”

Akhirnya saya hampiri satu-satu.

Nah… sekarang sudah bisa membuat garis lengkung?

“Sudaaaah”

Baik. Sekarang kita coba membuat bunga. Buat terlebih dahulu lingkaran.. lalu.. bla..bla.. bla..

Saya menerangkan sambil menggambar di whiteboard.

“Hah.. gambar seperti itu…? Susah Pak”

Kalau tadi sudah bisa membuat garis lengkung, maka kalian juga bisa membuat bunga ini. Caranya buat terlebih dahulu bla.. bla.. bla…

Tiba-tiba Salma nyeletuk..

“Terang aja pak Hakim bisa. Gambarnya pake spidol di papan tulis. Coba gambar pake komputer.”

Wuih.. nih anak… Segera saya hampiri Salma, dan saya praktekkan menggambar bunga seperti yang saya gambarkan di whiteboard.

Klik… klik… klik…

Nah selesai. Bisa kan?

“Pak..pak… gantian saya…”

“Iya pak, saya juga dibuatkan…”

“Saya..saya.. dulu”

Mereka rebut. Masing-masing ingin dibuatkan bunga seperti punya Salma. Tangan saya ditarik kesana kemari….

Akhrinya saya mengalah. Saya buatkan mereka gambar bunga, tapi tidak selesai. Alias mereka harus menyelesaikannya sendiri.

Iklan

3 Comments Add yours

  1. marsudiyanto berkata:

    Saya digambarkan lidi Pak Hakim…

  2. orinoco berkata:

    bunga rampai, mau nyenengin bunga tapi ra kesampaian….

  3. maryam berkata:

    waduh… seru tapi kyanya capek yah klo belajarnya gitu terus 😀

Tuliskan komentar sobat Emha

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s