Ada Jin di Sekolah!

Baru saja memarkirkan motor di halaman sekolah, serombongan siswa putri kelas 6 datang menyerbuku dengan hebohnya.

“Pak Hakim! Pak Hakim!”, serbu mereka.

Mereka berbicara hampir berbarengan, sampai-sampai saya tak tahu apa yang mereka bicarakan. Barulah setelah saya minta untuk bicara satu-satu, persoalan menjadi jelas.

Pak Hakim, apa benar di sekolah ini ada jinnya?

Siapa bilang?

xxx (menyebut sebuah nama guru).

Ya, memang ada. Trus, mau ngapaian?

Mereka diam, tidak menjawab.

Jin itu ada dimana-mana. Bahkan disamping kalian sekarang inipun ada jin. Lalu, kalau di sekitar kita ada jin, kita mau apa?

Nggak gitu pak, maksudnya katanya di sini ada penampakan begitu.

Memangnya ada yang pernah lihat penampakan itu disini?

Mereka diam lagi.

Begini ya, pak hakim pernah tinggal lama di sekolah ini. Pak hakim juga biasa masuk ke kelas-kelas kalau malam hari. Pak hakim juga pernah di lab komputer yang di lantai 3, sampai jam 12 malam. Tapi, pak hakim tidak pernah nglihat tuh, apa itu, penampakan. Pak hakim percaya, bahwa di sini dan dimanapun ada makhluk Allah yang bernama jin. Mereka adalah makhluk Allah seperti manusia, ada yang baik ada yang jahat. Ada yang muslim, yang kafir juga banyak. Paham?

Para siswa putri tersebut mengangguk-angguk. Mudah-mudahan mereka mengerti apa yang saya terangkan.

Beberapa hari setelah kejadian itu, anak saya minta ditemani tidurnya. Padahal biasanya, malah saya diusir kalau mau tidur di kamarnya. Wah, pasti ada apa-apanya nih.

Ada apa, kok tidurnya minta ditemenin?

Anak saya tidak menjawab, sepertinya ragu-ragu.

Dapat cerita apa di sekolah?

Tadi di sekolah, guru nunjukin foto guru dengan teman-teman kuliahnya. Trus di foto itu ada bayangan putih, katanya itu penampakan jin.

Waduh, cerita yang itu lagi dan dari guru itu lagi.

Kamu pernah tinggal di sekolah kan?

Dia mengangguk.

Pernah lihat hantu?

Menggeleng.

Lalu bla…bla..bla…

Alhamdulillah, akhirnya dia mengerti dan berani tidur sendiri kembali.

Dari dua kejadian tersebut, saya jadi merenung. Guru adalah profesi yang menakjubkan dan menyihir, terlebih guru SD. Bahkan seringkali saya berantem dengan anak saya ketika menemaninya belajar. Gara-gara pelajaran yang saya terangkan tidak sama dengan yang diterangkan oleh gurunya di sekolah.

Dan ketika profesi guru dengan segala daya tariknya bagi anak itu, mengajarkan sesuatu yang tidak tepat, apa jadinya anak didiknya nanti. Jin memang ada di sekitar kita, tak ada yang menyangkalnya. Namun, ketika informasi itu disampaikan secara salah, maka anak-anak pun akan menerima dan memahaminya secara salah.

Iklan

3 Comments Add yours

    1. hakimaza berkata:

      jin yang mana pak? blue jin apa jin belel? 😀

  1. wahyu nurudin berkata:

    aku jadi pingin jadi guru. cuma pingin bisa sharing. penampakan kayak apa ya fotonya?

    weleh mas, kalo penampakan malah sudah diajarkan di pelajaran IPA SD kelas 3/4. ada penampakan alam juga ada penampakan buatan

Tuliskan komentar sobat Emha

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s