Mana yang Benar?

Kebiasaan atau pengalaman setiap orang selalu berbeda-beda. Dan pengalaman tersebut, akan menjadi patokan bagi yang bersangkutan ketika mengalami hal yang sama atau serupa di masa yang akan datang. Bahkan beberapa diantaranya menjadi sebuah sistem yang akan berjalan secara otomatis.

Namun, seiring perjalanan waktu, kebiasaan tersebut bisa berubah. Bisa karena pengalaman tersebut ternyata terbukti tidak lagi menjadi guru yang baik, atau bisa juga karena mendapat guru (pengalaman) yang baru yang lebih baik.

Misalkan kebiasaan makan dan minum dengan tangan kanan. Sewaktu kita kecil, orang tua selalu mengingatkan kita untuk makan dan minum dengan tangan yang baik (kanan). Menerima pemberian dari orang lain juga dengan tangan kanan. Dan perbuatan-perbuatan yang lain (mayoritas) dengan tangan kanan.

Ketika besar, banyak diantara kita yang meninggalkan pesan orang tua tersebut. Entah karena alasan apa. Maka tak heran, sering kita saksikan (atau malah diri kita sendiri), ada orang yang makan dan minum dengan menggunakan tangan kiri. Meskipun ketika ia berpesan kepada anaknya, tetap mensehatkan untuk makan dan minum dengan tangan kanan. Aneh kan?

Contoh yang lain, hal ini dialami oleh anak saya. Ia mendapat soal untuk persiapan menghadapi tes semester. Berlembar-lembar soal fotokopian ia bawa pulang. Nah salah satunya adalah sebuah soal yang mengharuskan ia mengurutkan 5 buah gambar.

Kalau tidak salah, soalnya begini: Urutkan lima gambar berikut dengan benar.
5 gambar tersebut adalah:
1. Anak sedang mandi
2. Anak berangkat ke sekolah
3. Anak gosok gigi
4. Anak bangun tidur
5. Anak makan pagi

Lalu ia menjawab dengan menuliskan nomornya: 4 – 1 – 5 – 3 – 2.

Beberapa hari kemudian, ia pulang sekolah dengan cemberut.

Ada apa?

Jawaban yang kemarin salah

Soal yang mana?

Yang mengurutkan gambar

Ia menyerahkan soal yang sudah dikoreksi. Di sana guru menuliskan jawaban yang pembenaran, yaitu: 4 – 1 – 3 – 5 – 2.

Kening saya berkerut. Kok salah? Menggosok gigi kan setelah makan (pagi) dan sebelum tidur? Istri saya ikut nimbrung.

Gurunya siapa?

XXXX

O.. pantas. Gurumu memang biasa gosok gigi ketika mandi, kata istri saya.

Ah, ternyata memang benar. Tak selamanya pengalaman bisa menjadi guru yang baik dan benar.

Iklan

2 Comments Add yours

  1. WYSiWYG berkata:

    ha ha ha, saya juga biasa gosok gigi pas mandi

    1. hakimaza berkata:

      kadang saya juga beg..beg..begitu. tapi sarapannya sebelum mandi 😀

Tuliskan komentar sobat Emha

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s