Menjadi Manusia Sempurna

on

Di sebuah hutan yang rimbun, hiduplah burung merak yang sangat indah. Mereka menari laksana bunga yang sedang mekar dengan warna yang cerah dan beragam. Bulu panjangnya yang panjang dan indah berkipas-kipas. Tampak mengagumkan. Di antara hewan-hewan penghuni hutan, burung meraklah yang tampak lebih anggun. Meskipun warna bulunya sebenarnya hanya lima warna, tapi ketika tertimpa cahaya, warna-warna itu akan tampak menjadi semakin banyak.

Pada suatu hari, seeokor burung merak jantan berjalan-jalan di tepian danau. Ia memandangi sekelompok burung bangau yang sedang berenang di danau tersebut. Beberapa di antaranya sedang mencari makan di tempat yang lebih dangkal. Burung merak jantan tampak terpesona dengan kaki burung bangau yang tampak ramping dan panjang.

Ia memandangi kaki burung bangau dan kakinya sendiri, bergantian. “Kenapa kakiku begitu jelek? Sungguh Allah menciptakan tubuhku dengan bagus dan kuat, serta warna yang indah, namun kenapa ia menciptakan kakiku begitu kecil, hitam dan pendek?”

Burung merak jantan tersebut, terus menerus menyesali dirinya sendiri.

*****

Setiap manusia mempunyai kelebihan masing-masing, di samping kekurangan tentunya. Namun sering kita terlalu memikirkan kekurangan yang kita miliki, atau begitu memperhatikan kekurangan orang lain. Tanpa mau untuk melihat dan menghargai kelebihan yang juga dimiliki. Akhirnya kita kadang begitu sedih, atau marah, dengan kekurangan yang ada pada diri kita. Juga kadang kita memandang rendah orang lain dengan kekurangannya.

Padahal, dengan kekurangan yang ada pada diri kita dan orang lain yang menyertai kelebihan yang dimiliki, maka sempurnalah diri kita. Karena sesungguhnya, manusia sempurna adalah orang yang mampu mengoptimalkan kelebihan yang dimiliki serta menyadari kekurangan yang melekat pada dirinya. Bukanlah manusia sempurna, yang tidak ada pada dirinya kekurangan. Karena yang sempurna hanyalah Allah yang Mahasempurna.

Iklan

2 Comments Add yours

  1. marsudiyanto berkata:

    Kalaupun tak sempurna banget, paling ora yo salahe sitik2…


    asal ora dibolan-baleni yo pak… sitik bola-bali yo podo wae

  2. harapanpastiada berkata:

    🙂 ) semoga apa yang kita harapkan akan banyak membawa banyak manfaat. dan saling berbagi adalah kergiatan yang paling indah.

Tuliskan komentar sobat Emha

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s