Ajining Raga

Ajining raga from facebook.com
Ajining raga from facebook.com

Ajining raga saka busana. Demikian ayahku pernah berpesan. Maksudnya, agar saya selalu menjaga penampilan agar orang lain menghargai saya. Beliau sering mengulang pesan ini, manakala saya memakai baju sembarangan atau alakadarnya. Tapi belakangan, barulah kusadari. Pesan itu tidak selamanya benar. Karena
terkadang, penampilan saja tidak cukup. Bahkan ada beberapa orang yang mengabaikannya. Selain pesan ayahku tersebut, saya juga mengenal sebuah ungkapan. Don’t look the book from the cover. Lalu, mana yang benar?

Tentunya keduanya benar, tidak ada yang salah. Namun keduanya dipakai dalam kondisi yang berbeda. Begitulah menurut saya.

Seorang teman pernah bercerita. Dulu ia pernah menjual lukisan. Ia menawarkan lukisan itu dari rumah ke rumah dengan berjalan kaki. Dia tawarkan lukisan itu seharga 500 ribu. Dari sekian orang yang ia sambangi, tak banyak yang berminat. Bertanya tentang harganya saja tidak. Sedangkan mereka yang tertarik, menawar lukisan itu jauh dari harga yang ia tawarkan.

Kemudian ia diberi masukan oleh bosnya. Untuk menjajakan lukisan itu dengan mobil miliknya. Dan tahukah Anda, apa yang terjadi? Lukisan itu bisa terjual, bahkan dengan harga jutaan rupiah. Di sini terbukti penampilan (kendaraan: mobil) menentukan tentang apa yang kita jual, sehingga orang lebih menghargainya (ajining diri).

Lalu, tentu Anda kenal dengan Bob Sadino. Orang yang ‘tidak bisa beli celana panjang dan sepatu’, tetapi usahanya (ayam ‘londonya’) berjaya di Indonesia. Untuk yang satu ini, awalnya pesan ayah saya juga berlaku. Om Bob dulu sering diledek dengan penampilannya. Bahkan ia juga pernah ditolak mengikuti beberapa acara dengan pakaian nyentriknya. Namun ketika ia mulai dikenal dan terkenal, ajining diri saka busana tidak berlaku lagi baginya. Berganti dengan pepatah kedua, don’t look the book from the cover.

Lalu mana yang akan Anda pakai? Itu semua kembali kepada Anda. Don’t look the book from the cover atau Ajining Raga Saka Busana.

Iklan

Tuliskan komentar sobat Emha

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s